Sabtu, 30 Maret 2013

The Secret of Anamnesis

Secara filosofis, anamnesis (pron.:/ˌænæmˈnsɪs/Ancient Greekἀνάμνησις) adalah konsep yang dikembangkan oleh Plato untuk memahami segala sesuatu dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan.
Sebagai seorang dokter, anamnesis merupakan hal yang wajib dilakukan setiap hari dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Anamnesis merupakan senjata yang memiliki tingkat efektifitas paling mutakhir yang dimiliki oleh dokter sejak zaman dahulu kala hingga kini. Anamnesis merupakan wawancara yang dilakukan oleh dokter kepada pasien dan dilakukan secara sistematis untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dari pasien yang berfungsi dalam menentukan penyakit yang diderita oleh si pasien, sebelum dilakukannya langkah-langkah pemeriksaan lanjutan.

Dalam melakukan anamnesis, hal yang pertama harus dilakukan adalah menanyakan identitas umum pasien.
1. Nama lengkap
2. Jenis kelamin
3. Umur
4. Alamat
5. Pekerjaan
6. Status perkawinan
7. Agama
8. Suku Bangsa

Setelah melengkapi identitas tersebut, langkah selanjutnya adalah melakukan wawancara dengan kombinasi antara Seven Secret dan Fundamental Four.

a. Present illnes (Keluhan utama) : Merupakan alasan utama yang menyebabkan pasien memeriksakan diri atau dibawa keluarganya ke dokter atau rumah sakit.

b. Riwayat penyakit sekarang : Merupakan perjalan penyakit pasien yang sedang di alami saat ini. Bisa menggunakan teknik Secret Seven, yaitu merupakan tujuh macam pertanyaan yang bersifat pribadi dari diri pasien tersebut, diantaranya:
  • Onset : dari sejak kapan sakit atau keluha tersebut dirasakan.
  • Lokasi : di mana rasa sakit atau keluhan tersebut dirasakan (di bagian tubuh yang mana)
  • Kronologis : bagaimana cerita tentang sakit atau keluhan tersebut hingga bisa sampai seperti ini.
  • Kualitas : rasa sakit dari keluhan pasien seperti apa (sakit sekali, sakit bila disentuh, dan lain-lain).
  • Kuantitas : apakah penyakitnya sering kumat, atau seberapa sering penyakit tersebut menyerang pasien.
  • Gejala penyerta atau keluhan penyerta: keluhan-keluhan lain.
  • Faktor pencetus atau modifikasi : faktor yang memperberat atau memperingan penyakit dari pasien. Faktor modifikasi juga terkadang dibagi menjadi faktor risiko dan faktor diagnostik. Faktor risiko adalah faktor-faktor yang meningkatkan kemungkinan terjadinya suatu penyakit, sedangkan faktor prognostik adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perjalanan suatu penyakit atau hasil pengobatan penyakit. Faktor risiko dan faktor prognostik dapat berasal dari pasien, keluarganya maupun lingkungan

c. Riwayat penyakit dahulu : Keluhan seputar apakah dulu pernah mengalami sakit yang sama seperti saat ini, apakah ada penyakit lain sebelumnya, apakah dulu pernah dioperasi, atau pun jenis obat apa saja yang pernah dikonsumsi pasien sebelumnya. Berguna untuk mengetahui kemungkinan hubungan penyakit yang di derita saat ini.

d. Riwayat kesehatan keluarga dan sosio-ekonomi: Banyak penyakit yang ditimbulkan karena keadaan keluarga yang tidak sehat atau karena penyakit yang diturunkan secara genetik dan hal ini terkait juga dengan kondisi lingkungan. Harus diperhatikan karena adanya tekanan dapat memacu kecemasan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar